Pusat
Perbalanjaan Cibaduyut
Cibaduyut adalah
sebuah daerah di sekiar kota Bandung bagian selatan. Daerah ini terkenal dengan
kerajinan sepatunya. hasil produksi sepatunya biasanya dipasarkan langsung di
pinggiran jalan Cibaduyut Raya dengan banyaknya kios dan toko sepatu. Sedangkan
produksinya ada di gang-gang belakang jalan Cibaduyut.
Untuk mencapai kawasan
industri sepatu Cibaduyut, bisa dilakukan dengan banyak cara. Kalau dari
Stasiun bisa langsung naik angkot ke Cibaduyut. Demikian juga jika dari
terminal Cicaheum maupun dapat ditempuh dengan angkut jurusan Leuwi Panjang.Sebenarnya,
Cibaduyut dekat dengan terminal Leuwi Panjang, jika dari sana tinggal jalan
kaki saja sekitar 300 meter sudah sampai kawasan Cibaduyut.
Wilayah Cibaduyut ini berada di daerah
selatan Bandung kira-kira dari pusat kota sekitar 30 menit. Tepatnya di Jalan
Terusan Cibaduyut Raya, Bandung.
Kualitas sepatu Cibaduyut lumayan bagus, namun ada juga produk yang dijual murah di Cibaduyut, namun produk berasal dari luar kota semisal sandal dan sepatu murah dari Tasik maupun Ciomas Bogor.Kawasan Cibaduyut ini lumayan padat dan parkir relative sulit serta kondisi jalan yang tidak begitu lebar. Jadi anda mesti ekstra sabar untuk mendapatkan parkir. Oiya, jika anda mau beli sepatu, gunakan penawaran terbaik. Sepatu yang dijual di Cibaduyut sistemnya tawar menawar, meskipun kadang sudah di bandrol.
Mengenai puncak kunjungan, biasanya terjadi
saat liburan sekolah atau hari Sabtu-Minggu dimana orang banyak berlibur ke
Bandung. Jadi pada kondisi tersebut, jelas Cibaduyut biasanya macet.
Cibaduyut yang dikenal
sebagai salah satu Wisata Belanja Cibaduyut, sentra produksi sepatu berawal
pada tahun 1918 yang diawali oleh beberapa warga Cibaduyut yang belajar membuat
sepatu dari orang Jakarta yang bernama Bang Naen dan Bang Gelang. Kemudian
muncul usaha persepatuan yang akhirnya menjadi industri kecil yang dimulai
sekitar tahun 1920-an.
Pada tahun 1940-an
jumlah pengrajin sepatu kian bertambah meluas sampai daerah Cangkuang dan
Sukamenak. Keberadaan para pengrajin saat itu sudah memiliki kemampuan yang
semakin maju dan mampu menangani pesanan-pesanan dari pedagang besar dari luar
daerah meski usaha mereka masih tergolong home industry.
Dekade-dekade selanjutnya, Cibaduyut pun semakin berkembang hingga tempat ini terkenal dengan deretan toko-tokonya yang terpanjang di Asia, bahkan di dunia. Tempat ini kali pertama diresmikan pada tahun 1989 oleh Presiden Soeharto sebagai salah satu destinasi wisata. Perkembangan pusat perbelanjaan di Cibaduyut pada tahun-tahun selanjutnya mengalami pasang surut, terlebih lagi saat menjamurnya Factory Outlet di Bandung.
Saat ini Cibaduyut pun
kembali mengalami peningkatan jumlah pengunjung dan toko-toko sepatu mulai
kembali ramai, terutama pada hari-hari libur. Saking tenarnya, dibuatlah Tugu
Cibaduyut sebagai ikon kawasan ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar